Cobalah kita
bayangkan...............
Pernahkah kita menatap
orang-orang terdekat kita saat ia sedang tertidur pulas ?
Kalau belum, cobalah
sekali saja menatap mereka saat sedang tidur pulas . Saat itu yang tampak
adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang.
Cobalah menatap
wajah orang-orang tercinta itu... Ayah, Ibu, Suami, Istri, Kakak, Adik, Anak,
Sahabat, Semuanya.
Rasakanlah
sensasi yang timbul sesudahnya. Rasakanlah energi cinta yang mengalir
pelan-pelan saat menatap wajah lugu yang terlelap itu.
Rasakanlah
getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan
yang telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan kita.
Pengorbanan yang
kadang tertutupi oleh kesalahpahaman kecil, yang entah kenapa selau saja nampak
besar.
Secara ajaib
Allah mengatur agar pengorbanan itu bisa tampak lagi melalui wajah-wajah jujur
mereka saat sedang tidur.
Pengorbanan yang
kadang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan. Dan ekspresi wajah ketika
tidur pun mengungkap segalanya.
Tanpa kata,
tanpa suara dia berkata... "betapa lelahnya aku hari ini". Dan
penyebab lelah itu? Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain adalah kita.
Suami yang
bekerja keras mencari nafkah, istri yang bekerja keras mengurus dan mendidik
anak, juga rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah melewatkan
hari-hari suka dan duka bersama kita.
Resapilah
kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap
wajah-wajah mereka ketika tidur. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan keharuan
seketika membuncah jika mengingat itu semua.
Ini akan
menjadikan muhasabah kita terasa berarti, hingga kita tak mampu berkata selain
menyesalkan perbuatan yang menyakitkan kepada mereka yang pernah kita lakukan,
sehingga kita hanya menginginkan kebaikan untuk mereka.
Semua
kesalapahaman yang kecil, yang membuat pertengkaran-pertengkaran kita dengan
mereka seakan sirna tak berbekas, hanya kebaikan mereka yang teringat karena
keluguan wajah mereka ketika tertidur. Dan rasa cinta semakin subur kepada
mereka...
Bayangkanlah apa
yang akan terjadi jika esok hari mereka "orang-orang terkasih itu"
tak mampu lagi membuka matanya, selamanya .














