6 Nov 2011

Ceritaku pada Tuhan untuk ibu dan ayah. . .


Ucapan syukur Alhamdulillah terutama sekali yang harus aku ucapkan.
Karena sampai hari ini aku masih bisa mencium kedua tangan orang tua ku.
Dan setidaknya aku merasa orang paling beruntung karena masih memiliki orang tua.
Ya, walau mungkin aku sering membuat jengkel kalian.
Walaupun kalian marah padaku, aku tetap sayang kalian..

Do’a yang sering aku minta setiap hari, yang paling utama adalah untuk ibu dan ayah.
Memohon pada Tuhan agar mereka diberi umur panjang.
Ya, kata orang-orang yang ahli agama meminta umur panjang itu gak boleh.
Tapi aku seakan memaksa Tuhan untuk memberi umur yang panjang buat orang tua ku.
Karena aku gak bisa bayangkan gimana rasanya bila aku harus kehilangan salah satu dari mereka. Aku bahkan ingin mengubah takdir Tuhan sesuka ku. Biarkan umur ku menjadi penambah bagi umur mereka. Bagiku, gak masalah jika aku yang harus dipanggil unutk menghadap Tuhan duluan. Karena aku ingin ibu dan ayah mencapai keinginan terbesar mereka.
Berangkat ketanah suci.
Allahu Akbar.

Aku juga minta pada Tuhan untuk memberi rejeki yang halal lagi berkah sampai kapanpun. Itu juga biar ibu dan ayah senang sampai masa tua mereka. Entah dari mana saja jalan datang nya rejeki itu, yang penting halal dan berkah.

Aku juga minta pada Tuhan, agar selalu membuat ibu dan ayah ku senang dalam berbagai hal. Ikhlas dalam menghadapi kerikil-kerikil hidup. Ingat akan Engkau Yang Maha Segalanya.

Maaf ya Tuhan jika aku meminta kebaikan yang banyak buat orangtua ku. Karena dengan memohon semuanya kepada-Mu yang bisa buat aku damai. Ya walaupun Engkau mungkin terkadang enggan mengabulkannya untuk ku. Karena aku juga sadar, aku seorang remaja yang sering lalai padamu. Tapi kalau buat orang tuaku, mohon dengan sangat ya Tuhan, permintaan ku di terima.

Tuhan, tolong katakan juga pada Malaikat-Malaikat MU, untuk menjaga kedua orang tua ku. Karena aku tak setiap detik bisa didekat mereka. Pasti Engkau tau Tuhan. Aku bekerja dan belajar. Belum lagi kelelahan setiba ku di rumah. Sampai ibu dan ayah beranggapan aku tak perduli. Ahh,, begitu lemah ku rasa. Sampai aku meminta Malaikat-Mu yang menjaga ibu dan ayah ku.

Cerita kita disini dulu Tuhan. Nanti kita cerita lagi ya.
Cerita lanjutan ibu, ayah, kakak, adik, dan hidupku sendiri.
Terimakasih Tuhan buat semuanya yang Engkau beri untuk ku.

I Love My Family 
(sampaikan juga ya Tuhan pada mereka tentang rasa cintaku kepada mereka)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar